{"id":897,"date":"2026-05-05T03:02:50","date_gmt":"2026-05-05T03:02:50","guid":{"rendered":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/?p=897"},"modified":"2026-05-05T03:02:50","modified_gmt":"2026-05-05T03:02:50","slug":"kuliner-legendaris-surabaya-yang-wajib-dicoba","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/kuliner-legendaris-surabaya-yang-wajib-dicoba\/","title":{"rendered":"Kuliner Legendaris Surabaya yang Wajib Dicoba"},"content":{"rendered":"<h1>Kuliner Legendaris Surabaya yang Wajib Dicoba<\/h1>\n<p>Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, tidak hanya terkenal dengan sejarah dan budayanya yang kaya tetapi juga dengan aneka ragam kuliner legendaris yang menggugah selera. Bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner otentik, Surabaya menawarkan citarasa yang unik dengan berbagai hidangan tradisional yang telah teruji oleh waktu. Artikel ini akan membahas beragam kuliner legendaris Surabaya yang patut Anda coba saat berkunjung ke kota Pahlawan ini.<\/p>\n<h2>1. Rujak Cingur<\/h2>\n<h3>Latar belakang<\/h3>\n<p>Rujak Cingur merupakan salah satu makanan khas Surabaya yang paling terkenal. &#8220;Cingur&#8221; berasal dari bahasa Jawa yang berarti &#8220;mulut,&#8221; merujuk pada bahan utama yaitu potongan daging sapi dari bagian moncong.<\/p>\n<h3>Komposisi dan Rasa<\/h3>\n<p>Rujak cingur disajikan dengan bumbu kacang yang kental, dicampur dengan irisan timun, kangkung, lontong, tahu goreng, tempe, dan tentunya potongan cingur. Perpaduan tekstur dan rasa dari sajian ini menghasilkan sensasi unik di lidah. Manis, gurih, dan sedikit pedas, menjadikannya hidangan yang terus dicari oleh para pencinta kuliner.<\/p>\n<h3>Tempat Terkenal<\/h3>\n<p>Untuk mencicipi rujak cingur yang autentik, Anda bisa mengunjungi Rujak Cingur Ahmad Jais yang telah menjadi ikon kuliner di Surabaya.<\/p>\n<h2>2. Rawon Setan<\/h2>\n<h3>Sejarah Rawon<\/h3>\n<p>Rawon adalah sup daging sapi dengan kuah berwarna hitam pekat yang diperoleh dari penggunaan kluwek. Hidangan ini diyakini telah ada sejak zaman kerajaan Jawa.<\/p>\n<h3>Fitur Khusus<\/h3>\n<p>Apa yang membedakan Rawon Setan dengan rawon lainnya adalah tingkat kepedasannya. Hidangan ini ditambahkan cabai dalam jumlah banyak, sesuai dengan namanya yang &lsquo;setan&rsquo;. Bagi pecinta makanan pedas, Rawon Setan adalah pilihan yang pas.<\/p>\n<h3>Lokasi Terkenal<\/h3>\n<p>Rawon Setan Mbak Endang adalah salah satu tempat terbaik untuk menikmatinya, dibuka hingga dini hari bagi Anda yang ingin bersantap larut malam.<\/p>\n<h2>3. Soto Ambengan<\/h2>\n<h3>Keunikan Soto Ambengan<\/h3>\n<p>Berbeda dengan jenis soto lainnya, Soto Ambengan memiliki kuah yang lebih kental dan berwarna kuning karena bumbu kunyit yang kaya. Daging ayam menjadi pilihan utama sebagai isian, disertai dengan taburan koya&mdash;campuran bawang putih dan kerupuk udang yang dihaluskan.<\/p>\n<h3>Pengalaman Bersantap<\/h3>\n<p>Rasa gurih yang khas memang membuat Soto Ambengan menjadi favorit banyak orang. Hidangan ini sangat cocok disantap bersamaan dengan nasi hangat serta kerupuk.<\/p>\n<h3>Tempat Terbaik<\/h3>\n<p>Soto Ayam Ambengan Pak Sadi adalah rekomendasi tempat untuk menikmati soto ini, dengan layanan yang ramah dan cepat.<\/p>\n<h2>4. Lontong Balap<\/h2>\n<h3>Asal Usul<\/h3>\n<p>Lontong balap mendapat namanya karena di masa lalu, penjual lontong ini harus berlari cepat (balapan) untuk menjual dagangannya. Kini, hidangan ini justru identik dengan kelezatannya.<\/p>\n<h3>Rasakan Kombinasi Sempurna<\/h3>\n<p>Terdiri dari lontong, tauge, tahu goreng, lentho (sejenis perkedel dari kacang), dan sambal petis. Perpaduan bahan tersebut menghasilkan rasa yang segar dan lezat, terutama ketika disantap dengan tambahan kerupuk dan es degan.<\/p>\n<h3>Tempat Terkenal<\/h3>\n<p>Lontong Balap Garuda Pak Gendut adalah rekomendasi terbaik untuk mencicipi kuliner ini di Surabaya.<\/p>\n<h2>5. Campuran Tahu<\/h2>\n<h3>Jajanan Kaki Lima Kuliner<\/h3>\n<p>Tahu campur merupakan salah satu sajian street food yang menonjol di Surabaya. Kombinasi tahu goreng, mie, tauge, dan lentho dengan kuah petis yang kental menjadi ciri khasnya.<\/p>\n<h3>Hidangan Unik<\/h3>\n<p>Rasa kuah petis yang kuat membuat tahu campur berbeda dari hidangan lain, memberikan kehangatan pada setiap sendoknya. Kombinasi lezat ini menjadikan tahu campur sebagai menu favorit banyak orang.<\/p>\n<h3>Tempat Terbaik<\/h3>\n<p>Tahu<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kuliner Legendaris Surabaya yang Wajib Dicoba Surabaya, kota terbesar kedua di Indonesia, tidak hanya terkenal dengan sejarah dan budayanya yang kaya tetapi juga dengan aneka ragam kuliner legendaris yang menggugah selera. Bagi mereka yang mencari pengalaman kuliner otentik, Surabaya menawarkan citarasa yang unik dengan berbagai hidangan tradisional yang telah teruji oleh waktu. Artikel ini akan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":898,"comment_status":"closed","ping_status":"","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[4],"tags":[21],"class_list":["post-897","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-artikel","tag-makanan-enak-surabaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/897","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=897"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/897\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":900,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/897\/revisions\/900"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=897"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=897"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/noesantaracoffeeculinary.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=897"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}